Sedih berlarut-larut

 


Seorang wanita bijak memasuki sebuah cafe dan mulai menceritakan sebuah lelucon dan membuat SEMUA ORANG dalam cafe itu tertawa.

Beberapa saat kemudian wanita itu mengulangi leluconnya, namun kali ini hanya BEBERAPA ORANG saja yang tertawa.

Lima menit kemudian, dia menceritakan lelucon yang sama dan TIDAK ADA yang tertawa.

Dia tersenyum lebar, sambil berkata: “BILA KITA TIDAK BISA TERTAWA BERULANG KALI UNTUK LELUCON YANG SAMA, LALU MENGAPA TERUS MENANGIS BERULANG-ULANG PADA MASALAH YANG SAMA ?”

Sahabat apa pesan moral dari cerita singkat diatas?

Sederhana saja : KESUSAHAN HARI KEMARIN CUKUPLAH UNTUK KEMARIN.
Hidup adalah saat ini. Lima menit yang lalu sudah mati. Lima menit yang akan datang belum tentu hidup. Jadi nikmati proses kehidupan ini dengan penuh rasa berpuas hati. Waktu tidak akan bisa kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s