Mengambil pelajaran dari seekor ayam jantan

setiap pagi di pedesaan atau juga bisa diperkotaan di rumah warga yang punya ayam(tapi sepertinya agak sulit menemukan ayam di perkotaan), pasti terdengar bunyi kokok ayam. Setiap pagi, esok pagi, dan seterusnya hingga ayam tadi tidak dapat berkokok lagi. Setiap mentari mulai muncul, pasti si ayam sudah sibuk berkokok laksana alaram yang menandakan sudah pagi.Pernahkan anda bangun lebih cepat dari ayam. Sepertinya tentu pernah, saat dibulan ramadhan kita bangun sahur lebih dulu dari ayam.

 

Kita bisa mengambil pelajaran dari sebuah kokok ayam jantan, seekor ayam sangat istiqomah untuk bangun pagi dan membangunkan yang lain dengan kokoknya yang khas. Kita bisa belajar untuk sebuah komitmen dan keistiqomahan dalam hidup kita. Kemudian ayam mengajarkan kita tentang leadhership, sang ayam menjadi inisiator, saat manusia masih tertidur dan makhluk malam mulai akan tidur, dia menjadi pembeda dengan sudah bangun terlebih dahulu, dia yang mengajak lingkungannya untuk bangun dan memulai hari ini. Seperti seorang pemimpin yang menjadi penggerak dalam mengajak orang lain untuk memulai bekerja/beraktifitas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s